suku TOLAKI dan JEPUN

on Rabu, Maret 07, 2012

bismillah~

Dunia mungkin tertawa bahagia- layaknya anak kecil yang mendapati begitu banyak permen dalam ransel nya-ketika menyadari begitu banyak dan beragam budaya yang ada dalam dirinya. Tuhan menciptakan dunia, lalu menciptakan manusia, setelah itu manusia menciptakan budaya. Lalu bagaimana mungkin bisa tercipta ke-aneka ragam-an budaya dari satu wujud manusia yang sama? Jawabannya ada di mata kuliah “seni kehidupan”, buat yang belum program, programlah mata kuliah ini secepatnya.  (skifo!saya belum lulus di mata kuliah ini :p)

Bagian terindah dari dunia adalah mengenal dunia itu sendiri dan mengenal manusia. Karena, sesuatu yang kita kenali akan mudah kita hadapi. Tapi, antara dunia dan manusia, saya lebih senang untuk bersahabat dengan dunia, karena bergaul dengan makhluk hidup terkadang menyebalkan. (kalimat terakhir yang menyebabkan saya tidak lulus di mata kuliah “seni kehidupan”).

Cross culture understanding(baca:sisiyu) adalah mata kuliah yang akhir-akhir ini sangat sering saya rindukan. Saya merindukannya bak hujan yang dengan setia nya akan membasahi bumi setelah petir menyambar #dongdong!#. cross culture understanding adalah melintasi budaya pemahaman #dongdongdong!# intine, belajar tentang budaya di LUAR dari budaya ENDONESAH. Karena saya adalah tipe manusia yang cara belajarnya menggunakan cara belajar tipe audio, makanya saya seneng ngedengerin orang cuap-cuap membahas sesuatu yang baru dan menarik, dan yang pastinya mudah nyangkut di otak! Dibandingkan kalau saya harus membaca yang…(hoammhh).

*suku tolaki dan jepang*

Kapan pertama kali kalian mengenal negara jepang(yang memiliki beberapa suku)? Kalau saya nih, sepertinya waktu jaman SD. Mungkin, setelah nonton episod keseribu sekian-sekiannya doraemon. Kan, akhirnya baru tau kalau doraemon itu  pilem kartun dari jepang. Tapi, saya nggak yakin sih. Lagian mah waktu itu peduli amat ya? Yang penting nonton pilem kartun sampe pingsan. Nah, kalau suku tolaki? Ada yang baru dengar suku ini? Errgghh, saya lagi-lagi tidak tau pasti kapan pertama kali saya mengenal suku ini. Mungkin, pada saat saya sadar bahwa saya berada di tengah-tengah orang tolaki, dan itu tidak penting kapan. Karena, selamanya saya akan menjadi orang yang memiliki darah tolaki dan berharap memiliki darah jepang walau secuil (kan sapatau bisa “pantas” membintangi iklan pokariswit. Nyehehe).

*beberapa kesamaan antara suku tolaki dan jepang*

Salah satu bukti pengikisan budaya adalah ketika seseorang berbicara memakai bahasa daerah(yang daerahnya sama dengan kamu) lalu kamu membalasnya dengan menggunakan bahasa indonesia(tidak  menggunakan bahasa daerah). Karena, kamu hanya mengetahui artinya namun tidak tau atau tidak mau untuk membalasnya dengan menggunakan bahasa daerah yang sama. (contoh dari segi bahasa). Seperti itulah saya, hehe. Penyebab utamanya karena saya lahir di kota makassar, yang bersuku asli makassar dan bugis. Suku tolaki tuh marginal di makassar, jadi kalau bisa “nemu” itu sesuatu banget. Saya menemukan beberapa kesamaan antara suku tolaki dan mungkin suku asli yang ada di jepang, pokoknya orang jepang deh!

#1. Dari segi penampakan nih, karena keduanya sama dari benua asia, ya pasti nggak jauh-jauh lah dari kesan pendek dan imut. Yang menurut saya sama persis tuh dari warna kulit(kuning langsat-mendekati putih tua #halah!), bentuk mata(yang rada-rada cipit gimanaa gicuu), dan yang terakhir tuh lincah(yang kesannya suka kayak buru-buru banget).

#2. Dari segi bahasanya, kita kan uda sering banget ngedengerin orang jepang ngomong atau mungkin nyanyi(yang kayak jingle di iklan pokariswit, tuh..! walopun mereka bukan orang jepun asli). Ciri khas bahasa mereka kebanyakan huruf vokalnya. Misal: watashiwa fai desu(nama saya fai), ohayo(met pagi), wakarimasen(saya tidak mengerti) atau arigato(timakaci). Keliatan kan, di dominasi huruf vokal. Coba kita bandingkan dengan bahasa tolaki. Inai tamomu?(nama kamu capa?), okikutorike(nggak tau), ari akuto mongga(saya sudah makan). Hmmm, rada-rada mirip kan? #maksa-haha

#3. Yang terakhir adalah saya suka bahkan jatuh cinta pada kedua suku ini, suku tolaki dan suku-suku yang ada di jepang. Hingga membuat saya memiliki mimpi sederhana, suatu saat nanti saya dan keluarga saya akan stay di jepang. Lucu kali ya, kalau orang jepang ngomong pakai bahasanya terus di tangkis pakai bahasa tolaki. Geheheii

saya nggak tertarik ngebahas perbedaannya, karena pasti banyak banget lah. tapi kalau misalnya saya harus milih nih, saya rela transfer suku (dari tolaki ke jepang). haha #penghianat suku#

yang jilbaban cepupu saya tuh. imut kan? xixi



19 komentar:

enha mengatakan...

pertamax...
^_^

waw, bahasa Tolaki mirip2 sama bahasa jepun...
mirriippp... XD

eh, betewe sepertinya, matakul sisiyu-nya menyenangkan juga ya sist...

ttg poto,,, kupikir potonya sist Fai, eh ternyata bukan...
tp,,, kalo dipikir2, antara sodara pasti ada kemiripan..
:D

Naya Elbetawi mengatakan...

Eh..eh.. iyaa... mirip kok bahase nye ame jepang... wah... celamat ye *jabat tangan* :D

klo elo tinggal di Jepang, ajak2 gue ye maen ksono #ngarep :p hihiii

cepupunye cantik ^_^

KoskakiUngu mengatakan...

@enha: haha pertamax mulu nih(keliatan banget ngikutin blog saya :p).

iya sist MK itu yg paling saya senangi, ditambah belajarnya pake proyektor, jadi nggak ngebosenin. hehe

haha, itu sepupu saya asli tolaki. kalo saya blasteran london na,jadi quite little bit different. #eaaa

@nay: #ikutan jabat tangan nay# iye dah ntar ane ajak, tapi BSS yaak.. (Bayarkan Saya Sekalian) haha

Muhammad Nouval Azhari Ost mengatakan...

haloo fai, lama nih gak main di blog kamu. pa kabar ya?

eh kamu punya darah tolaki ya? wah kebetulan banget nih, gue lagi nyari pasangan orang tolaki. hehe *gombalgila

jepang itu terkenal dengan pilem2 p*rn* nya. gak suka ah! *padahal ngoleksi (eh?)

system of blog mengatakan...

WauwW aku salamin ma sepupunya aja deh :D

R10 mengatakan...

aku malah mengira kamu orang sunda yang merantau ke makassar

#gara2 lihat widget blog sunda di footer blogmu

Accilong mengatakan...

iyah, sepakat sya. soal warna kulit, tolaki rada2 mirip ma japan. teman asrama sya jaman ngampus, bening bener. mpe sya iri tingkat dewa. wkwkkwkwkkk

enha mengatakan...

@ sist Fai:
XD
ketahuan deh...

Iskandar Dzulkarnain mengatakan...

terserah lah kamu mau bilang apa :D
yang jelas dua2nya cantik #melirikfoto

ReBorn mengatakan...

salam buat 'cepupu'nya ya :p

1mmanuel'Z-Note5 mengatakan...

kalo ngomong soal suku, gue punya temen yang bokapnya itu orang batak tapi hanya bisa ngerti doang kalo orang lain bicara pake bahasa batak... kalo ngomong, dia malah ga bisa. hahahha

btw gue agak berusaha bayangin wajahnya lu dari wajahnya sepupu lu. kali2 aja agak2 mirip dikit. hahahha

Stupid monkey mengatakan...

suwer tekewer kewer, gue baru tahu fai, hihihi, kenama aje ya gue ... wew ^^

Akmal Fahrurizal mengatakan...

Malah saya baru tau kalo ada suku yg namanya Suku Tolaki. haddeuh -_- haha

Nyangkut-nyangkut mata kuliah, kalo rindu sama mata kuliah, kenapa gak ngontrak ulang aja, Fai? :D

KoskakiUngu mengatakan...

@mal: heheii, berterimakasih lah padaku jika begitu adanya :p

maksudnya S2 di UPI? siiip! :D

@monyet: halooo #lemparpisang

@nuel: kan bener, pengikisan suku tuh!haghag..
errrr, yah warna kulit nya mungkin sama. #buruburucekwarnakulit

@reborn: aih.. wani piro? haha

@iskandar: haha, emang! -,-

@accilong: oohh..hehe

@r10: hegeheehe, itu jebakan. #loh?

@SOB: he? wani piro? #senyumsenyum

@noval: hassss!!! #lemparsendal

AuL Howler mengatakan...

Aul lagi belajar itu loh kak, di kampus.
di mata kuliah Ilmu budaya dasar.
hihi :D

enha mengatakan...

wah,.
Ternyata blm ada update'an.
Sist Fai kemana ni?
Apakah masih meriset perbedaan antara tolaki-jepun??

1mmanuel'Z-Note5 mengatakan...

sepupunya aja udah cute gitu, apalagi yang punya blog, #eh #abaikan #kabur

srrriii mengatakan...

kalo di korea gimana suku-sukunya mbak??
mau tau dooong...
di kampus sy nggak ada matkul sisiyu, tapi ada matkul sosiologi-antropologi, emang asik deh mempelajari budaya bangsa lain..
hehe

Ipah mengatakan...

waaa info suku tolakinya oke sekali :D

katanya sih emang wajar agak miripan, soalnya sama2 rumpun asia :D

salam kenal!