dan Semua PASTI MATI

on Senin, Juni 06, 2011
Tepatnya tahun 2007 silam, adik dari mama saya dipanggil oleh Allah, sebab meninggalnya karena kanker payudara. kejadiannya sangat cepat, setelah menderita sakit sekitar 1 bulan dirumah(waktu itu kami sekeluarga belum tau kalau almarhumah menderita penyakit tersebut) dan beliau juga terkenal dengan fisiknya yang kuat plus sepertinya tidak ingin menyusahkan keluarga. hasil city scan(tulisannya mungkin salah) sementara, beliau di fonis menderita tumor. hasil pastinya baru akan diberikan dokter keesokan harinya. malam itu, entah mengapa saya satu-satunya yang menangis terisak seakan memiliki feeling beliau tidak lama lagi akan dipanggil oleh Allah.

hari sabtu sebelumnya, beliau makan dengan lahapnya, makanan kesukaannya adalah capcay(tulisannya mungkin salah), seakan tidak menderita penyakit apapun, selera makannya kembali. ternyata itu salah satu tanda ketika seseorang akan meninggal, ia terlihat kembali sehat dan sepertinya akan kembali sehat. kami sekeluarga sangat senang. tiga hari kemudian, setelah waktu ashar di kota makassar beliau dilarikan ke UGD setelah muntah-muntah dengan hebatnya. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, setelah shalat isya sekitar pukul setengah 8 lebih beliau menghembuskan nafas terakhirnya...

rasanya aneh, ketika melihat bendera putih(tanda sedang berduka) tergantung di ujung jalan kompleks dan bendera putih itu ditujukan pada keluarga saya. sebelumnya, memang belum ada keluarga dekat kami yang meninggal di kompleks tersebut. dada saya sesak, lutut saya bergetar hebat, seakan belum sadar akan kenyata'an ini. saya memiliki hubungan emosional yang sangat dekat dengan almarhumah setelah mama. berusaha untuk ikhlas tentu tidak mudah seperti mengucapkannya kawan...

***


saat ini saya sedang cemas, kucing saya(inoz) sudah 2 hari tidak pulang kerumah. bagaimanapun malasnya kucing itu, yang membuat penghuni rumah saya selalu menggosipinya, namun saya tidak peduli, dia tetaplah kucing dan inoz adalah kucing saya. kami telah bersahabat selama 2 tahun. dia tidak mungkin hilang juga sepertinya tidak mungkin dicuri. lalu apa dia telah mati?
***






sungguh kematian itu sangat dekat. kapan? dimana? dan bagaimana? itu semua rahasia Tuhan. kewajiban manusia melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya. dan itu pasti, SEMUA PASTI MATI.

37 komentar:

DenBaGas mengatakan...

Salam

Turut berduka cita kawan..
Saya ijin follow yach kawan.

Salam kawan

OPI mengatakan...

glek, sak tau ka mau komen apa..

Corat - Coret [Ria Nugroho] mengatakan...

koq sama ya tanggal 26 Mei lalu adik dari bapakku juga meninggal karena kanker payudara, dia tanteku tersayang sampai saat ini aku masih sedih karena aku masih menyesal semasa dia hidup aku gak sempat ketemu padahal tanteku selalu menanyakan aku :'(

semoga inoz baik2 aja dan pulang lagi ya, mungkin dia lagi asik bermain diluar :)

Adryan Nurdien mengatakan...

ikhlas memang ringan di lidah tapi berat di hati..
tapi kok ya ada tulisan '(tulisannya mungkin salah)' gitu toh ya..

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> Den: siap, salamu'alaikum...

>> opi: tengkyu dah komen...

>> Ria: turut berduka cita ri', oke tengs.. :)

>> nurdien: yaa mungkin aja salah, kan? heee ^^v

Adryan Nurdien mengatakan...

mungkin aja salah ato emang sengaja disalahin hayo?

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> nurdien: cityscan sama capcay emang sudah bener tulisannya? just kainda of doubt, hee (ahh, kucing saya beneran kabur!ggrrr)

joe mengatakan...

dan sesungguhnya semua yang berasal darinya pasti juga akan berpulang kembali... semoga beliau diterima di sisinya

Eel Eliyanto Kaudan mengatakan...

Setiap yang bernyawa pasti mati.. dan sepertinya setiap orang menginginkan mati nya yang Khusnul Khotimah..

Nelva Amelia mengatakan...

paling takut kalau ngomongin soal kematian >.<

jinggalestari mengatakan...

innalillah wainna ilaihi rojiun....hhahh...???? inoz ilang? duhh ksiann u psti lg sibuk nyari sana sini yah?dsni kucing aq ad tiga.cat mau?

Ra-kun lari-laRIAN mengatakan...

saya turut berduka cita.
meski mengikhlaskan itu berat, kita tetap harus mengusahakannya kan.
semoga kita panjang umur, amin.

Adryan Nurdien mengatakan...

yang bener itu CT scan.. kalau cap cay, bisa bener juga sih.. tapi kalau lidahnya orang indonesia, ya bilangnya 'cap jay'..

Claude C Kenni mengatakan...

Ga maksud promosi, tapi gua pernah nulis juga soal kematian...wanna know what do you think about it : http://claude-c-kenni.blogspot.com/2010/12/way-to-live-forever.html

Tukang Pamer mengatakan...

hmm
saya ikut berduka
yg sabar aja

hehe

Huda Tula mengatakan...

semoga inoz baik-baik aja..
:')

Nashrul mengatakan...

walau kita bersembunYi dalam jeruji besi kematian tiada dapt diindari.
TRIM'S tulisan ini semoga membuat kita menjadi lebiH baik

oia salam kenal a

Diah Wardani Chaidesar mengatakan...

dan semua pasti kembali ke penciptanya..
Semoga Inoz baik-baik aja dan balik pulang :)

Yudi Darmawan mengatakan...

innalillahi wa innal lillahi rojiun,
tetapi tetap saja saya salut dengan beliau,
tetap menunjukkan seperti tidak terjadi apa-apa agar orang tidak mengkawatirkan keadaannya,
semoga tempat terbaik baginya disisi Allah dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan..

sedikit menanggapi dan tak bermaksud menakuti,
kata ibu saya kucing kalau mau mati pergi ninggalin rumah mbak,
tapi semoga saja inoz hanya tersesat sebentar, dan pulang secpatnya..

amin..

Arta Menciana mengatakan...

turut berduka cita yah kak...

hai inoz.... baik baik yah saat jauh dari kak catcat ^_^ salam sayang buat inoz... :)

@inoz jangan lupa makan :)

r10 mengatakan...

mati bisa trjadi kapan saja... soal kucing, namanya juga mahluk sosial, tentu dia senang menjelajah :)

TUKANG CoLoNG mengatakan...

turut berduka kawan.. :'(

Cerita Tugu mengatakan...

turut berduka, baca postingan ini saya jadi teringat ibu saya, dia meninggal karena penyakit seperti itu

Fiction's World mengatakan...

kalau gg salah nulisnya CT scan begitu.

iya ya kematian memang tak pernah terduga
oh ya kalau ditempat saya, dukacita memakai bendera kuning loh

ditunggu aja Inoz-nya mungkin dia lagi menghirup udara jalanan

Gaphe mengatakan...

tinggal bagaimana setiap dari diri kita mempersiapkan kematian dengan sebaik-baiknya...

turut berduka atas meninggalnya banyak bagian dari hidupmu yah.. moga tetep sabar dan tabah

PS : maaf baru mampir, baru bisa koneksi internet mulus sekarang :P

Adittya Regas mengatakan...

saya cuman bisa turut beduka... (_ _")

tingkat akhir mengatakan...

wahh,, si kaos kaki baju baru yahh...
lebih ademm liatnya :)

obinhut mengatakan...

Yup semua pasti mati ! Saya ikut berduka cita. Yang jelas semua yang hidup akan mati ! Kemanapun kita melangkah, tujuan akhir dunia ini kubur.

AuL Howler mengatakan...

Sesungguhnya semua yang hidup pasti kembali pada-Nya.

Turut berduka cita kak...

keep spirit

Penghuni 60 mengatakan...

begitulah, makanya jgn pernah merasa sombong hidup di dunia ini...

Kay mengatakan...

life and death is a rotation.
one came, and there is a go.
utilizing the best time in life, it is the best.

obinhut mengatakan...

komen lagi ! Karena saya kalau lewat gini gak mau sombong ! Jadi negur deh buat semuanya, selamat siang !

sisiungu mengatakan...

Hari2 yang kita lewati adalah hari2 mempersiapkan perpisahan dengan orang2 yg kita cinta, baik mempersiapkan bekal untuk diri sendiri ataupun menyiapkan hati melepas orang lain..

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

maap saya baru nongol kawan2 blogger,
alhamdulillah si inoz balik,tapi baliknya buat pamit pergi lagi. (ahh, entahlah terkadang saya tidak mengerti dengan jalan pikiran kucing...=.= just let her go...)
oya, makasi buat do'a-do'a kalian.
maap blum bisa jalan2 berkunjung ksemua teman blogger.. ^^v

Adryan Nurdien mengatakan...

kemane aje emangnye? heheheh...

John Terro mengatakan...

sepertinya ini hanya hipotesis belaka :P

DenBaGas mengatakan...

Salam

Wah, belum update lagi ya kawan...

Salam kawan