Mari bicara tentang mereka yang disebut “PRIA”

on Selasa, Mei 24, 2011


 
"Kebodohan yang kita lakukan di masa lalu, bisa menjadi topic yang dapat mencairkan suasana di masa yang akan datang, kebodohan tidak pernah sengaja diciptakan…terkadang dari kebodohan akan tercipta suasana yang lebih hangat atau mungkin sebaliknya. Jangan pernah sengaja menciptakan kebodohan…"

Stupidity atau kebodohan akan selalu kita temukan dalam perjalanan mengarungi lautan kehidupan ini. Kebodohan dalam kehidupan bagaikan spongebob dan Patrick, terkadang tak bisa terpisahkan. Hehe. Kebodohan yang bisa berarti melakukan hal bodoh, atau hal yang semestinya tidak dilakukan. Hmm, saya koq sangat yakin kalian sudah faham meaning dari ‘kebodohan?’. Yah! anggap saja begitu, artikan lah kebodohan itu dengan bahasa kalian masing-masing (selesai, nggak selesai, kumpul! :p). 

Saat saya masih berumur sekitar 14 atau 15 tahun, saya pernah melakukan suatu kebodohan yang fatal bahkan sangat fatal (dalam dunia saya yang masih sangat labil). Waktu itu, saya lebih senang bermain dengan anak pria. Selain terhindar dari ‘dosa’ gossip bermain dengan mereka juga tidak membosankan, (karena saya percaya sebagian otak lelaki itu berisi kesintingan), alhasil berbagai kesintingan lah yang terjadi. Permainan yang kami mainkan memang sungguh sangat menyebalkan, kami dengan sengaja mencorat-coret tembok putih dengan kapur (jadi waktu SMP mang masih pake kapur) yang biasanya mereka gunakan untuk bersandar pada saat istirahat atau hanya sekedar melewati tembok tersebut, tujuannya sudah jelas agar teman-teman kami (kalau lupa, biasanya kami juga jatuh di jebakan sendiri) dapat merasakan perubahan warna pada rok/celana mereka secara magic! Hehe. Sudah bisa dibayangkan? Yap, itu adalah salah satu kesintingan yang kami lakukan.


bukan foto saya, ambil dari om gugel ^^


Lalu kebodohan yang saya lakukan adalah…

Saya sudah lupa, waktu itu sedang bermain apa dan nama permainannya apa??? Tapi yang pasti, kebodohan itu saya lakukan karena memang aturan main dalam permainan kami waktu itu, ya seperti itu. Aturan mainnya memberi jebakan disekitar wajah teman yang ikut dalam permainan. Saya adalah wanita ke dua yang masih sedikit lebih normal di banding teman wanita saya yang satu, yang super tomboy. Pada saat istirahat, jadilah kami bermain dengan cerianya, hingga kebodohan itu datang. Saya salah orang! Jadi, saya salah mecolek telinga orang! Dengan terkejut, anak cowok dari kelas yang berbeda itu berbalik menatap –mencari tersangka yang berani2 mencolek telinganya- heran yang seolah-olah mengatakan –no one ever did a stupid thing like you-.


Saya malu. Benar-benar malu. Minta maaf. Lalu kabur. Ingin rasanya ku lari ke hutan lalu kepantai. Huhu. Saya bubar dari permainan bodoh itu. Teman-teman pada heran. Saya pun bercerita. Mereka ngakak tiada henti. Saya semakin sedih. Saya merasa sepi. Pecahkan saja gelasnya, biar ramai! Oh mai God! Mengapa tiba-tiba saya menjadi tobat bermain dengan pria? Mengapa? Karena, di satu sisi pria terkadang tidak berperasa’an namun disisi lain ternyata pria juga memiliki sisi yang sensitive. Jika saat ini wanita sering di klaim sebagai makhluk yang paling perasa di dunia, saat itu juga saya tidak sependapat. Yah, saat saya berumur 14/15 tahun. Saya berani mengatakan bahwa pria pun adalah makhluk yang sangat perasa. Namun terkadang sulit bagi mereka untuk menampakkannya. Apalagi di depan wanita!?! Jangan harap. Mereka sangat menjunjung tinggi harga diri sebagai seorang lelaki. Menangis di depan wanita ‘nyaris’ menjadi hukum haram bagi mereka. Karena mereka selalu ingin terlihat kuat, dan kenyata’annya mereka memang selalu lebih kuat dari wanita. Namun tetap, mereka juga adalah makhluk yang sangat perasa(senstive).



Tahukah kawan? Anak cowok yang telinganya tidak sengaja saya colek itu beberapa hari kemudian…ehm…jatuh cinta…cinta monyet…lalu menyatakan cintanya padaku... Saya heran bukan kepalang. Teman-teman saya kembali ngakak tiada henti. Saya pun ikut tertawa. saya benar-benar telah melakukan kebodohan padanya, yang ia balas dengan memberikan hatinya padaku. Sambil diam-diam saya bergumam mereka benar-benar makhluk yang sangat perasa.
 



'kebodohan' versi serius...

"Orang yang tidak banyak membaca.. pasti tidak banyak tahu,
Orang yang tidak banyak tahu.. sangat dekat dengan kebodohan,
Dan kebodohan akan sangat dekat dengan kemiskinan."
(Helmy Yahya)




note: ketika saya ingin berbicara tentang pria, maka postingan inilah yang mewakili penilaian saya pada mereka. saya melihat, mendengar, membaca, berinteraksi dengan mereka. tidak semuanya saya ungkapkan, namun sudah cukup mewakili.

backsound: Bad Day-Daniel Powter plus Yellow-Cold Play

47 komentar:

I-one mengatakan...

haha...ceilah,yang ditembak..hehe *becanda
sebenarnya pria dan wanita itu memang ada perbedaan,tapi justu dari perbedaan itu yang membuat mereka saling melengkapi

Eel Eliyanto Kaudan mengatakan...

Pria juga ingin di Mengerti.. hehehe
Di Balik Kegagahan seorang Pria, ada sisi kelembutan nya yang biasanya bisa bikin wanita penasaran.........

Yudi Darmawan mengatakan...

wah, layak dibuat film anak abg tuh mbak, haha..
abis diajailin, malah ngajak pacaran..!
kalau bagi saya sih, wanita, pria, sama saja, tidak ada yang lebih kuat, dan tidak ada yang lebih lemah, karena saya yakin Allah itu maha adil, yang membuat itu terlihat berbeda ya karena orang itu sendiri, melemahkan dirinya atau menguatkan dirinya..

Gaphe mengatakan...

hahaha.. judulnya jadi salah colekan bisa menyebabkan cinta.
kenapa nggak diterima aja?.. toh seneng kaan bisa ditembak cowok karena nyolek kupingnya doank?.

aih, seandainya kalo dah gede semudah itu bikin orang jatuh cinta. *plaak
#ngelantur

John Terro mengatakan...

jika saya menjadi lelaki yang kamu colek telinganya mungkin juga akan melakukan itu
karena seorang lelaki memerlukan 'flag' untuk mencintai wanita :)

Brainless~ mengatakan...

Hmmm... klo gtu permainanku pas masi jaman sekolah jauh jauh jauh jauh lebih bodoh lagi, sampe bikin guru nangis kita tetep ketawa ketiwi, gak cowok gak cewek, hahahaha

karena ketidaksengajaan muncul sbuah kebahagiaan, nice :D

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> mas i-one: untung saya waktu itu pake rompi anti peluru, haha. yup, perbedaan yang saling melengkapi.. ^^

>> mas eel: intinya manusia mang ingin dimengerti.hee, ah saya nggak penasaran koq. karena, penasaran nggak bagus buat kesehatan..hehe

>> mas yudi: iyayah, nanti saya coba calling mas riri riza deh.eheee, betul! sama aja di mata Allah, yang membedakan itu dari sisi ketaqwaan. (eehh,sok tahu) -,-'

>> mas gaphe: benar2 kebodohan, kan? -,-' hahaha,waktu itu kata mamah nggak boleh pacalan masih tetil. :)

>> mas jhon: ahahaha,seperti itu kah???hmmm, (saya bersyukur nggak nyolek hidungnya) -.-'

>> Brainless: walah,itu mah kenakalan remaja.haha. saya tidak bahagia(sumpah), malahan nervous. -,-'

affie9 mengatakan...

hahaha....

gue cuma mau nyambung puisinya yg muncul sekerat2 itu...

"seperti berjelaga bilaku sendii..... "

SiSukha mengatakan...

kebodohan wanita itu menjadi perhatian pria mba.. heheh

jinggalestari mengatakan...

pasti nu terimai toh?aihhh ayo ngaku...:p
ceritanya aseek sekale....
se jg maw bercerita ah tentang teman mayaku yg bernama @catcat yg trnyta awalnya se kira sejenis binatang kesayangan tp ughh dy seorang 'manusia' berhati perak.ahag ahag kemarin wktu kopdar se mencuri sesuatu dr dy.apa it? apa itu?

dunia kecil indi mengatakan...

nice post! thanks for share :) salam kenal ya. indi.

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> affie9: yiaaahh,ternyata kamu (bukan) rangga! :p

>> sisukha: duuuhhh, itu mah cerita di komik-komik neng. tapi saya membuktikannya bahwa itu bukan hanya sekedar fiksi belaka! *laugh like devil*

>> jinggalestari: tidap dong! ihhyeee, he isn't my tipe! hahahaha. pasti itu @catcat adalah sosok yang gemulai,baik hati,dan idaman semua kucing jantan. salut!
call satria baja hitam!semua pencuri harus dimusnahkan!

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> indi: baru mau ke rumah kamu ini, makasi dah singgah, maaf kuenya abis, suami saya belum gajian.haha

islam mumtaz mengatakan...

sekarang masih tomboy dan masih suka bermain dengan laki2 kah?; hehehehe :)

Fiction's World mengatakan...

wah nice nice nice ... saya jadi tersipu-sipu sendiri bacanya hhehhe. diterima atau tidak sih hhohho hufh *ababil mode on* pengen jatuh cinta juga hhohhho

Memorabilia mengatakan...

kebodohan pria suka dimanfaatkan wanita.. hihi (inget pengalaman buruk masa lalu). sama aja koq cowo cewe mengalami masa pendewasaan sikap, sifat dan pikiran seiring usia.. ciee udah ah! permisii ^^

Adryan Nurdien mengatakan...

cieee.. hahaha...
trus gimana kabarnya tuh cowok? :P
bagus2.. hehe..

obinhut mengatakan...

Kenakalan itu namanya...! :D

Adittya Regas mengatakan...

waduhh saya engga pernah nakal waktu Tk, Sd, smp, sampai sekarang ya seingat saya sih hhe...


dan terkadang kebodohan itu membuat saya berfikir menjadi lebih baik lagi :D #keep smile

obinhut mengatakan...

oh bagus deh...

Sisi Ungu mengatakan...

Begitulah pria, tak kan pernah ingin terlihat rapuh di depan wanita,

Pria, manusia dgn sembilan logika dan
wanita manusia dgn sembilan perasaan

^^

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> islam mumtaz: alhamdulillah udah insaf, tapi masih tetap suka ma pria koq. (baca:normal). eheee

>> fiction worlds: duh duh duh, nggak tau kenapa saya nggak doyan pacaran dari dulu.tapi masih tetap suka ma pria koq. (baca:normal). eheee :p

>> memoribia: yang menjadi masalah, kadang cowok/cewek senang juga dimanfa'atin..(padahal udah nyadar).hehe, yah sejenis simbiosis mutualisme gitu deh..(maklum nak IPA) :p

>> nurdien aja: wuduhh,nggak tau yah..terakhir dengar 3 tahun yang lalu,alhamdulillah...dia masih idup koq.. ;)

>> abinhut: hehe,iya kenakalan yang berselimutkan kebodohan -.-'

>> aditya: ciee yg anak baik2,tapi nggak seru ah, nggak da kenang2an buat anak cucu kelak. hahahaha

>> sisi ungu: ah setuju sistah, makasi dah singgah yawh

Tukang Pamer mengatakan...

weww..
yg nembak cakep gk tuh? wkwkwk
kalo itu namanya keGRan..haha
salam kenal juga..
blognya udah ku follow :D

TUKANG CoLoNG mengatakan...

kalo aku apapun yang ku lakukan masa lalu terus dipikirin sekarang, itu serasa bodoh. haha
dan ku langsung bertanya, kenapa bisa ku lakuin itu..

umiabie mengatakan...

wah lucu, ternyata colekanya bikin laki2 jatuh cinta tuh hehehe...

iam mengatakan...

Wahaha cieee :D
mungkin colekannya maut tuh, bikin orang cenat-cenut, hehe XD

Adryan Nurdien mengatakan...

jiah, masih idup.. -.-"
gak ada kata2 alus yang lain apa? >.<

obinhut mengatakan...

Izin senyum ajalah... :D

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> tukang pamer: halahh,masalahnya saya nggak suka ditembak, senengnya di beli'in coklat,rumah,berlian,dll..hihihihi

>> tukang colong: nah, pertanyaan "koq bisa ngelakuin itu?", jawabannya itulah yang disebut kebodohan... kira2 seperti itu. Amin -.-'

>> umiabie: malu mode on* -,-"

>> iam: haha, untung waktu itu blum ada sm*sh, bisa dinyanyiin sekalian waktu proses penembakan..heuu

>> nurdien: ada koq, alhamdulillah dia masi sehat-sehat wal'afiat. gimana? udah alus kah???hihi

>> obinhut: senyumnya manis ;p

Adryan Nurdien mengatakan...

ya masa' harus diingetin dulu?
btw, begadang nih tadi maleM?

Dhana/戴安娜 mengatakan...

Salam sahabat
Maaf telat dan bicara tentang mereka diambil yang baik baiknya saja hehehe

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> nurdien: manusia kan tempatnya khilaf, itulah gunanya manusia yang lain untuk saling mengingatkan. jehaha *ngellezz*
(malahan nggak begadang,om! bobok lebih awal -,-)

>> mba' dhana: halah mba' nggak usah minta maaf, hehe. betul mba' ambil positipnya, bakar negatipnya..jiaahhh

obinhut mengatakan...

maaf sedikit masukan boleh gak, ni masukan dari blogger hp, hehehe....
bisa gak kalau semua blogger blogspot itu kode captha komentarnya dinonaktifkan, susah mau berinteraksi bagi blogger hp seperti saya dll, tolong kasih tau yang lain jika tidak keberatan. hehehe maaf jika merepotkan atau merugikan. tapi blog ini udah ok buat komenter...
hehehe...d

Adryan Nurdien mengatakan...

ya daripada nunggu diingetin kan..
lha jamnya kok sekitar tengah malem gitu lho??

SHUDAI AJLANI (dot) COM mengatakan...

Mampir kesini ah, eh taunya ada yg ngomongin gueee B)
nanti gantian ah gue mau nulis mereka yg disebut "wanita" hoho

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> obinhut: siap boz, tenang ja blog saya nggak niat buat nyusahin koq, walopun yang punya kadang2 nyusahin..hhehehe

>> adrien: weleh2, saya kurang tau mas.. -.-'

>> shudai ajlani(dot)COM: wess, ditunggu yoo... wehhee

Eel Eliyanto Kaudan mengatakan...

hahahhaha... masa penasaran gak baik utk kesehatan.... ? hayooooooooooooooo

Penghuni 60 mengatakan...

haha, baru dicolek telinganya udh dpt cintanya...
hebat bgt tuh...

yah, itulah diriku, seorg "pria"
pria tanpa wanita, bagaikan telinga tanpa ada yg nyolek... hehehe...
:D

*gak nyambung

obinhut mengatakan...

Sip...

jinggalestari mengatakan...

ahhhhhaiiii puji alemi seng orang...sepakat dgn yg kw ktakan asal ad lg makan gretongan...

Cerita Tugu mengatakan...

luar biasa colek telinga dapat cinta

Arkan Azis Kusuma mengatakan...

Baru dicolek kupingnya aja udah nembak pake cinta. Gimana dipukul jidatnya? Bisa-bisa nembaknya pake pistol beneran. hahahaha

Yap, pria juga punya sifat kelembutan...Jangan dikira hatinya keras mulu kayak botol. Katanya sih pria dan wanita itu berasal dari planet yang berbeda. Yang satu dari Venus and yang lainnya dari Mars. Katanya.

*gak nyambung*

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> Eel: ia bener koq, saya baca di kamus. kamus terbitan 2011 penulisnya ^koskakiungu^. buehehehe

>> penghuni 60: iyah,sama halnya kalau minum kopi susu tanpa brownies, rasanya hampahh. *lho??

>> obinhut: yoyoi

>> jimga: bahhh, ai now yu so weeelll :p

>> cerita tugu: hanya kebodohan ababil, om... eheheheh -,-'

>> Arkan Aziz Kusuma: iyayah, coba waktu itu sekalian saya tampar aja tuh cowok. wehehehe

NuellubiS mengatakan...

#berpikir keras

jangan2 tuh cowo emang udah suka sama lo? :p

NuellubiS mengatakan...

dia sengaja nyari waktu yang pas. dan ketika lu kerjain itu, mungkin dalem atinya bilang: 'kayaknya si fai suka sama saya deh. kalo saya tembak mungkin diterima kali yah?'

hehhehhe

jangan diambil ati, ambil jantung aja.

LoL

KoskakiUngu mengatakan...

huwahuwahuwa, *jadi pengen malu*

Asop mengatakan...

Wah, ini bukti bahwa rasa tertarik pada lawan jenis bisa datang kapanpun itu dan pada siapapun itu. :D