Masak Kalah sama Keledai ???

on Sabtu, Mei 14, 2011
Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan iu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya-); jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Lalu, ia pun mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian (membayangkannya, jadi sedih). Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu, sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas
punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik.
Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur lalu kemudian melarikan diri !



---END---



Sama halnya dengan Kehidupan, ketika 'tanah' dan 'kotoran' terus saja dituangkan kepadamu. Cara untuk keluar dari 'sumur' (masalah, kesedihan, kekecewaan, dll) adalah dengan menguncangkan segala 'tanah' dan 'kotoran' dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.

Setiap masalah merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah !
Guncangkanlah hal negatif yang menimpa dan melangkahlah naik !!!

Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :
1. Bebaskan dirimu dari kebencian
2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
3. Hiduplah sederhana
4. Berilah lebih banyak
5. Berharaplah lebih sedikit
6. Tersenyumlah
7. Miliki teman seperti aku :)

 

Seseorang telah mengirimkan hal ini untuk kupikirkan, maka aku meneruskannya kepadamu dengan maksud yang sama.

GUNCANGKANLAH !!!!
"Entah ini adalah waktu kita yang terbaik atau waktu kita yang terburuk,
inilah satu-satunya waktu yang kita miliki saat ini !"

Have a good day for u all Blogger!

*semoga sudah bisa tersenyuum akibat "MAIN TENIS"(ini kata2nya saya pinjam dari salah satu blogger) yang berkepanjangan... eheheheh ^^ , jangan mau kalah sama keledai!*

16 komentar:

Yudi Darmawan mengatakan...

waaahhh..!
super sekali mas, tergantung kitanya emang, mau atau tidak keluar dari permasalahan,

btw yang nomer 7 beneran tuh? hehe..

Dedi Suparman mengatakan...

Taraaang maaf telat

Nufri L Sang Nila mengatakan...

waaaaaaaaa....kereeeeeeeennnn....sungguh syuupeeerrrrrr dasyaaaaaaaat...

Taman Sambas mengatakan...

Menakjubkan...sangat memotivasi............

OPI mengatakan...

yup..agree..kita emamng harus harus jadiin "kotoran"sebagai pijakan kita, bukannya malah terkubur dalam kotoran2 itu..

dan yang pasti, gue gak bakalan kalah sama keledai.. :D

Fiction's World mengatakan...

keren tuh tipsnya ^^ yang no tujuh gg nahan juga tuh.
hhaha main tenis maksudnya rally gitu kali ya

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

ehehehe, jangan dipanggil mas donk, nama saya bukan omas.. =,=!
Main tenis itu maintenance lho mba', ^^; hehe, tragedi blog yang off ampir seharian...

Gaphe mengatakan...

waah tips terakhir tuh narsis banget. hahahah, tapi kunci kebahagiaan itu emang terletak pada pilihan prbadi koq.

jangan mau kalah sama donkey!!

Kaget mengatakan...

Miliki teman seperti aku....
Apapun bentuknya, sejelek dan seburuk apapun bukan menjadi penghalang

Kamal Hayat mengatakan...

Kata-kata yang ku ingat adalah Miliki Teman Seperti Aku.. super sekali

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

ahahaha, khan zarang-zarang aza biza narziz _ _'

Huda Tula mengatakan...

jadi saya tuh lagi minum kopi, dengan khusuk membaca postingan ini. pas sampai ke aturan sederhana tentang kebahagiaan, baca butir ketujuh langsung kesedak.... MAKSA! di bold sendiri pula... hadeeh --

Dhana/戴安娜 mengatakan...

salam sahabat maaf telat
jadi bisa dijadikan bahan perenungan dalam segala kondisi untuk menyikapinya tuh hehehe

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> Huda Tula: jihihihi,untung gk lagi makan durian yah...??? hmmm, :p

>> mba' Dhana: makasih dah singgah, jadi kapan nih aq diajak jalan2 ke hongkong? hihi *deep hopely*

Adryan Nurdien mengatakan...

poin yang ke-7 gak penting.. hahahaha..

^^KoskakiUngu^^ mengatakan...

>> nurdien: the last but not least donkz... :p